Dalam rangka menjaga kesehatan siswa sekolah, Puskesmas Kecamatan Grabag 1, Kabupaten Magelang melakukan kegiatan pemeriksaan penjaringan kesehatan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk siswa kelas VII pada hari Selasa (23/10).
Kepala Puskesmas Kecamatan Grabag 1, dr. Agung Subroto mengatakan, pemeriksaan kesahatan tersebut merupakan program tahunan yang dilakukan oleh Puskesmas Grabag 1 untuk mengantisipasi penyakit dan menjaga kesehatan pada siswa kelas VII MTsN 4 Magelang.
“Yang diperiksa adalah kesehatan tubuh mereka secara umum saja, tidak secara intensif atau dilakukan dengan mengambil sampel darah dan lain sebagainya. Jadi hanya lebih ke kesehatan luar badan saja,” ungkap dr. Agung Subroto.
Bagian dari kesehatan tubuh si anak yang di periksa memang secara umum. Biasanya kami mengukur tinggi dan berat badan, kemudian memeriksa indra penglihatan, pendengaran dan lainnya.
“Tindak lanjutnya nanti akan tergantung penyakit yang didapati, misalnya penyakit yang memerlukan terapi akan kami terapi hingga sembuh. Biasanya yang sering adalah kotoran telinga, dan juga cabut gigi. Kalau scaling atau pembersihan karang gigi jarang kami lakukan,” kata dr. Agung Subroto.
Untuk pembersihan kotoran teling biasanya akan dilakukan di tempat yang mereka kunjungi. Sedangkan untuk masalah seperti cabut gigi dan lain, harus memerlukan persetujuan orang tuanya terlebih dahulu, dan nantinya langsung mendatangi kami di puskesmas.
“Program penjaringan ini memang merupakan program rutin yang dilakukan untuk melihat kesehatan siswa kelas VII MTsN 4 Magelang,” ungkapnya.
Tujuan awalnya adalah untuk menjaga kesehatan anak Madrasah, dan itu memang program rutin dari tahun-ke tahun. “Jadi memang sudah rutin setiap tahunnya,” tuturnya.
Selama ini program tersebut hanya dilakukan untuk kelas VII saja. Memang terdapat rencana ke depannya program ini akan dilakukan untuk siswa kelas VIII dan IX. “Tetapi itu masih berupa wacana dan belum ada tindak lanjut. Kedepannya akan kami usahakan. Untuk sekarang memang masih fokus ke anak kelas VII terlebih dahulu,” jelasnya.


